Berita
Terbitkan Buku Anda Sekarang7,5 Jam Bisa Menbaca Al-Quran
Selasa, 29 Sep 2020, 22:46:26 WIB, 78 View Maya, Kategori : Tsaqifa
.
Judul buku ini memang sangat menantang, 7,5 Jam Bisa Baca Al-Qur'an? Banyak yang berprasangka dan tidak percaya, mungkin termasuk Anda, mana mungkin bisa? Dahulu saja untuk bisa membacanya membutuhkan waktu lama, beberapa bulan bahkan tahunan.
Bagaimana tidak berbulan-bulan? Untuk hafal 28 huruf hijaiyah saja, seseorang harus melalui proses menghafal nama-nama huruf, dari Alif, Ba' Ta' hingga Ya'. Kalau belum hafal, tidak akan dipindah ke materi berikutnya yaitu pemberian harokat/tanda baca, dari fathah, kasroh, dhommah, bacaan panjang (mad), tanwin, sukun dan tasydid.
Pada tahapan ini, murid dituntut untuk melafadzkan huruf yang akan diberi harokat dan mengejanya, seperti; "Alif fathah - A, Ba' fathah - Ba, Ta' fathah - Ta, dst..." Setelah mengeja dengan harokat fathah dilanjut dengan harokat-harokat lainnya. Proses ini belum termasuk pengenalan sambungan huruf dan perubahannya.
Makanya proses pembelajaran seperti ini kalau saat ini diajarkan kepada orang dewasa yang belum bisa baca Al-Quran, sudah tidak efektif lagi. Karena tidak praktis, cenderung bertele-tele dan banyak memakan waktu.
Bagaimana dengan metode yang banyak dipakai oleh anak-anak TPA/TK? Apakah ini juga tidak cocok untuk diajarkan ke orang dewasa? Saya Jawab, 'Ya'. Kenapa? Karean Imej metode tersebut adalah metode untuk anak-anak TPA/TK bukan untuk orang dewasa. Meskipun metode ini, sudah cukup banyak membantu orang dewasa yang belum bisa mengaji menjadi bisa, imejnya tetap saja untuk anak-anak dan bukan untuk orang dewasa.
Hasil pengalaman kami ketika mengajarkan metode ini, muncul beberapa kesan negatif yang intinya orang dewasa tidak nyaman bila belajar ngaji menggunakan metode anak-anak, bahkan ada yang merasa gengsi karena sama seperti anak-anak TK. Ada juga yang merasa malu karena anaknya sudah jilid 5, dan ada yang beralasan tidak punya waktu karena metodenya berjilid-jilid dan sebagainya.
Buku 7,5 Jam Bisa Membaca Al-Qur'an yang ada di tangan Anda ini Insya Allah akan menjawab semua kesan negatif itu, karena metode ini memang dirancang khusus untuk mereka yang sibuk dan belum bisa membaca Al-Qur'an sama sekali, bukan untuk anak-anak. Orang dewasa pun tidak perlu lagi merasa malu, gengsi, minder dan ragu-ragu untuk membaca Al-Qur'an.
Buku ini disusun berdasarkan pengalaman kami kurang lebih selama 15 tahun di dunia pembelajaran baca tulis Al-Qur'an untuk orang dewasa. Dan dari penelitian berbagai literatur pembelajaran baca tulis Al-Quran yang ada di Indonesia yaitu dari metode traditional seperti Baqdadiyah / Juz Amma / Turutan hingga metode sekarang seperti Iqro', Qiroaty, Al-Barqi, An-Nur, Tsaqifa dan sebagainya.
Keunggulan dari buku ini adalah menggunakan metode pembelajaran yang praktis, memudahkan bagi pemula yang sebelunya nol alias tidak kenal huruf arab sama sekali, dan dengan pendekatan yang simpel. Agar bisa membaca (tingkat dasar) cuma membutuhkan waktu kurang lebih 7,5 jan saja insya Allah. Cara belajarnya pun kami buat menyenangkan dan tidak membebani bagi mereka. Metode ini pun menggunakan pendekatan global dalam pembelajarannya, dengan maksud Anda akan diajak menguasai 28 huruf hijaiyah memakai tehnik yang sederhana, tanpa menghafal per huruf, tanpa mengeja saat pemberian tanda baca, langsung dikenalkan sambungannya dan diperbolehkan nyontek.
Dan metode ini tidak akan dikenalkan ke-28 huruf hijayah secara berurutan dari alif, ba' sampai ya', akan tetapi ke-28 huruf tersebut dikelompokkan menjadi 2 kelompok; pertama, huruf-huruf yang berkonsonan sama dengan huruf latin (18 huruf ) dan kedua, huruf yang konsonannya tidak sama dengan huruf latin (10).
Kemudian huruf yang konsonannya sama dengan huruf latin digabungkan menjadi sebuah kata/kalimat yang sangat mudah untuk diingat yaitu NA-MA SA-YA MA-LA RO-SA / KA-TA WA-JA TO-KO SO-FA A-DA BA-HA-YA, Kata - kata ini akan dijelaskan secara detail, baik harokatnya maupun perubahan bentuknya (sambungan) di beberapa halaman terpisah.
Begitu pula untuk huruf-huruf yang konsonannya tidak sama dengan latin akan dijelaskan secara detail dengan tehnik pendekatan kesamaan bentuk dan pengelompokan letak tempat keluarnya huruf.
Pada bagian pengenalan harokat / tanda baca (fathah, kasroh, dhommah, tanwin, bacaan panjang, sukun dan tsydid) Anda akan dikenalkan denga pola tetap, berkesinambungan dan bervariasi, menjadikan metode ini lebih asyik untuk dipelajari dan tidak membosankan.
Pada bagian latihan membaca Al-Qur'an, Anda tidak akan diajarkan membaca dari surat-surat pendek terlebih dahulu seperti Al-Fatihah, An-Naas, Al-Falaq, dst., akan tetapi langsung dari awal juz ke-30 yaitu; surat An-Naba' kebawah. Hal ini dimaksudkan agar bila pertama kali yang diajarkan (dibaca) adalah surat Al-Fatihah, maka ketika murid membaca yang diandalkannya adalah hafalannya (karena sebelumnya sudah hafal) bukan teori yang sudah diajarkannya. Akan tetapi bila yang pertama dikenalkan adalah surat An-Naba', maka dipastikan yang diandalkan murid adalah teori yang ia peroleh, bukan hafalannya karena memang ia belum hafal.
Inilah sekelumit gambaran tentang metode 7,5 jam saja (Metode Tsaqifa), semoga metode ini dapat menambah khasanah pembelajaran baca tulis Al-Quran di Indonesia sehingga akan memudahkan masyarakat untuk menjadikannya sebagai metode alternatif belajar baca Al-Qur'an.














